Search In Google

Rabu, 03 Juni 2009

Realita Hacker Indonesia




Puluhan situs diklaim telah dideface oleh komunitas hacker asal Malaysia. Aksi ini bisa jadi akan memicu munculnya perang cyber antar kedua negara, Indonesia dan Malaysia.

Upaya deface pada situs-situs Indonesia ini telah berlangsung sejak lama. Tidak heran jika ada beberapa situs yang telah berhasil diperbaiki. Namun, dalam pantauan , banyak juga situs yang masih menunjukkan tampilan deface 'Hacked by Anti Indon' hingga saat ini dan belum melakukan perbaikan. Inilah situs-situs tersebut.

http://waktuband.com
http://visitbalikpapan.com
http://urologi.or.id

Genderang perang antar hacker Indonesia dengan Malaysia rupanya telah ditabuh. Setelah, sebelumnya dua kelompok dari yadoyy666 (Indonesia) dan alien crew (Malaysia) berseteru. Kini, giliran Yogyacarderlink yang ambil bagian.


Aksi para hacker Yogyacardelink ini dilakukan dengan mengacak-acak situs milik Malaysia yang beralamat di http://welfordmedical.com/news_details.php. Situs milik perusahaan Welford, yang merupakan penyedia jasa alat-alat kesehatan untuk rumah sakit itu berhasil disusupi dengan meninggalkan jejak khas mereka berupa foto siluet.

selain foto siluet khas Yogyacarderlink, mereka juga menampilkan pesan yang berisi nada profokatif,

You want Cyberwarfare ?? I give you now


Selain menyambangi bagian dalam situs tersebut, hacker ini juga merusak tampilan depannya. Ini setelah kanal news dan event situs tersebut mereka infeksi dengan kata-kata yang berisi "v3n0m OwnZ Your System".

Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir rupanya telah terjadi perseteruan antara hacker Indonesia dan Malaysia. Kedua hacker, yang masih-masing mengatasnamakan yadoyy666 (Indonesia) dan alien crew (Malaysia) saling unjuk kekuatan dengan melakukan aksi deface.

Tak pelak, beberapa situs Indonesia seperti Pemuda Hanura, Gerbang Linux, KBRI Beirut, dan FK Usakti 95, berhasil disambangi alien crew.

Setelah di gempur beberapa kali oleh Malaysia, Indonesia pun berbalik menyerang situs-situs Malaysia



Serangan oleh beberapa hacker asal Indonesia terhadap beberapa situs Malaysia ternyata berhasil didokumentasikan di sebuah situs. Serangan ini terkait dengan Cyber War yang telah dilancarkan antar kedua negara yaitu Indonesia dan Malaysia dalam beberapa waktu belakangan.

Nampak di situs tersebut, puluhan screen shoot situs Malaysia yang berhasil disusupi oleh kelompok hacker lokal, macam yadoy66, Tr1993r_m4ch1n3, ninj4_blu3, dan masih banyak lagi yang lainnya. Meskipun saat ditelusuri ,Selasa (25/11/2008), ke semua situs tersebut telah berhasil dibetulkan.

Beberapa situs Malaysia yang berhasil disusupi di antaranya, adalah, http://5a.com.my/, http://imm.com.my/, http://eznet.com.my/, http://yccreative.com/, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, pengelolanya pun telah menuliskan pesan di depan web mereka yang berisikan,

Hey Malingsial h4x0r
Jangan coba kau ganggu kami
Jangan kau coba merendahkan bangsa kami
Jangan sampai bendera perang berkibar kembali

And for you know
WE ARE READY FOR CYBERNATIC WAR



Aksi beberapa kelompok hacker ini merupakan bentuk balas dendam yang dilakukan oleh hacker asal negeri jiran yang bernama alien crew karena telah melakukan deface pada beberapa situs di Indonesia dengan tampilan 'Hacked by Anti Indon'.

Di tempat lain, kelompok yang menamakan dirinya Yogyacarderlink juga merusak situs perpustakaan milik Universiti Utara Malaysia dengan URL http://cmslib.uum.edu.my/psb/.



Akan tetapi, tidak seperti aksi sebelumnya, mereka hanya masuk lewat server yang 'berlubang', yang sudah pasti kehadiran mereka hanya dapat diketahui oleh orang tertentu, dan pihak admin saja.

Tidak lupa, foto siluet khas mereka terpampang jelas bersama bendera Indonesia dengan pesan yang berisi 'Salam Piss dan Love by: Indonesia Hacker". (srn)

Aksi saling retas antara hacker Indonesia dan Malaysia belum berhenti. berselang hari Indonesia terus membombardir malaysia dengan melakukan serang-serangan yang Tak ada ampun-na, kali ini empat halaman web Malaysia yang dibobol.

Tiga situs pertama adalah http://pancommonwealth2008.kkr.gov.my/,
http://www.malaysiaskills.kkr.gov.my/, dan http://aseanskills.kkr.gov.my/. Wajah ketiga situs itu berubah dengan tampilan gambar dua iblis yang membawa garputala dan tersenyum. Terpampang pula tulisan besar "Vires" juga "indo counter attack". Sementara sang peretas meninggalkan identitas dirinya sebagai "netheroes".

Halaman web penjual CCTV online yang beralamat di http://cctv2u.my/ juga turut jadi sasaran penyusupan. Halaman depan situs itu dikotori dengan tulisan "Got Hacked!? bL4Ck_3n91n3 was here!!!!". Sebuah bendera Merah Putih juga berkibar di antara produk-produk yang dijual.

Berdasar informasi yang diperoleh dari peretas.freeforums.org, Rabu (26/11/2008), peretas melakukan aksi ini sebagai balas dendam atas aksi hacking yang juga dilakukan hacker Negeri Para Datuk itu. Dalam thread di forum tersebut, tertulis pula petikan pidato mantan Presiden Sukarno tentang aksi ganyang Malaysia.

"Ini dadaku, untuk Indonesiaku," tulis pesan dalam thread itu.



Sebelumnya, puluhan situs Tanah Air diretas hacker Malaysia yang mengatasnamakan "Anti-Indon". Situs-situs itu antara lain http://waktuband.com, http://visitbalikpapan.com, http://urologi.or.id, http://pks-mesir.com, http://kontak-jodoh-islam.com, http://kbri-beirut.org, http://jayakarta.ac.id, dan http://link.or.id. (srn)

Setelah pertempuran sempat mereda, tanpa membuang waktu lagi perang di dunia maya antara dua negara ini kembali pecah. Sebuah kelompok yang mengatasnamakan Komunitas hacker Sekuritionline.net berhasil membobol beberapa situs milik Malaysia.

Komunitas hacker Sekuritionline.net menyatakan bahwa aksi mereka ini dilakukan karena negara serumpun itu masih sering membajak budaya Indonesia. Hal inilah yang membuat mereka merasa perlu untuk mengingatkan pemerintah Malaysia, dengan cara mengacak-acak situs-situs yang ada dalam wilayah Malaysia.

Dari pantauan, Senin (8/12/2008), beberapa situs yang berhasil dirusak adalah, www.arasmega.com.my, www.libertycup.com.my, www.fmp.com.my, bendahari.upsi.edu.my, www.lib.usm.edu, dan laiblue.net.



Hampir semua situs yang disambangi oleh komunitas ini meninggalkan pesan pada halaman situs mereka. Pesan yang diikuti gambar logo Komunitas hacker Sekuritionline.net, berisi :

HacKed By Ginto SeKurItioNLine

IndoNeSian HAcker COmmuNity

STop PencuriaN Budaya KAmi atau RasaKan akibatnya!!

MaLingSIal NEgara Bodoh YAng HAnya BISa MembaJak

Sampai saat ini, belum ada perbaikan dari pihak pengelola situs-situs tersebut. Kecuali hanya situs bendahari.upsi.edu.my, yang sudah bisa diakses secara normal. Bahkan saat alamat URL lain terbuka, tampilan yang ada masih terpampang jelas hasil 'kreasi' komunitas yang belum jelas identitasnya ini.

Bendahari.upsi.edu.my sendiri merupakan kepunyaan bendahara Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Sedangkan beberapa situs seperti www.arasmega.com.my, adalah situs majalah anak-anak, lalu www.libertycup.com.my, situs kejuaran Liberty Cup, serta www.fmp.com.my, merupakan situs yang bergerak di bidang jasa layanan komputer.
Selengkapnya...

Senin, 01 Juni 2009

Fakta Dibalik Pilpres 2009




Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang sudah lama dikenal semenjak zaman Yunani dalam bentuk langsung. Demokrasi sendiri yang berasal dari kata demos dan kratos yang berarti pemerintahan dan rakyat. Dan secara umum berarti pemerintahaan atau kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Namun demokrasi baru muncul dalam bentuk modern setelah jatuhnya raja-raja absolut yang diiringi dengan revolusi Perancis abad ke 17. Demokrasi setelah revolusi Perancis berlandaskan hak asasi manusia, khususnya kebebasan menyatakan pendapat, berserikat, berkumpul dan hak yang sama memilih dan dipilih dalam proses politik.

Demokrasi modern memerlukan sarana yaitu partai politik, pemilihan dan parlemen, sebagai perwujudan kedaulatan rakyat. Persoalan dalam demokrasi modern adalah bagaimana wakil-wakil rakyat yang telah dipilih mewujudkan keinginan, kehendak serta membawa aspirasi rakyat. Dalam masyarakat modern dengan tipologi pluralis, jumlah penduduk cukup banyak, tingkat perkebangan sosial ekonomi yang berbeda menyebabkan kualitas demokrasi kurang memadai. Pemahaman demokrasi belum sepenuhnya apabila dihadapkan kepada kesempatan mendapatkan informasi seluas-luasnya bagi rakyat untuk menilai, menimbang dan menetapkan calon yang dinginkan. Pemilu memerlukan kecerdasan dengan mengedepankan rasio dalam bersikap untuk menyerahkan kedaulatan kepada penguasa. Pengalaman berdemokrasi meruipakan guru terbaik dalam pencerdasan berdemokrasi, rakyat harus mampu menatap masa depan yang lebih dengan menyerahkan kekuasaan kepada wakil-wakil yang berkualitas dan mampu menterjemahkan aspirasi rakyat.

Pengalaman dalam kenegaraan di Indonesia sudah cukup untuk melakukan perubahan mental berdemokrasi. Orde Baru telah mengalami beberapa kali pesta demokrasi, banyak memberikan sikap negatif terhadap demokrasi, khususnya dalam pemilihan Presiden sehingga lupa sisi - sisi positif dalam pemilihan Presiden tidak langsung yaitu oleh MPR. Masifnya penilai terhadap demokrasi Pilpres Orde Baru melupakan betapa hemat, efesian dan efekif sebagai sisi positif. Reformasi 1998 merubah seluruh sistem pemilihan yang berbau Orde Baru, seperti Presiden dipilih langsung oleh rakyat, masa jabatan dua periode saja tanpa berpikir terhadap hasil. Kita dapat mempertanyakan berapa banyak kelebihan pemilihan presiden langsung dibanding dengan pemilihan perwakilan, kenyataannya tidak terlalu perbedaanya apabila dibanding dengan dana, waktu serta tenaga yang harus ditanggung oleh negara?
Barangkali kita harus mempertimbangankan kembabali sistem pemilihan presiden secara langsung. Perlu meninjau kembali perundang-undangan yang terkait. Untuk jangka pendek perlu merubah undang-undang Pilpres dan jangka panjang dilakukan amandemen kembali pasal-pasal yang terkait dengan demokrasi langsung (khusus pilpres).

Dalam jangka pendek dengan hanya melakukan perubahan terhadap peraturan organiknya. Calon presiden cukup dipilih hanya satu tahap, apabila calon lebih dari dua pasangan maka pemilihan presiden cukup dilakukan di tingkat legilatif (anggota DPRD I, II, DPR-RI dan DPD), dua pasangan tertinggi dipilih oleh rakyat secara langsung. Dalam jangka panjang dikembalikan kepada pemiliha perwakilan. Substansi pemilihan Presiden setelah ditetapkan caleg terpilih dari semua tingkatan parlemen (DPRDII, I, DPR-RI dan DPD). Pengajuan calon presiden oleh partai atau gabungan partai dengan suara minimal 20% hasil pemilu. Presiden cukup dipilih oleh seluruh anggota parlemen (angota DPRD II. II, DPR-RI dan DPD). Sistem pemilihan Presiden secara legislatif ini sudah banyak mengurangi resiko negatif dari pemilihan presiden langsung. Pelantikan presiden terpilih oleh MPR.Pemilihan Presiden hanya anggota legislatif saja telah banyak mengurangi berbagai resiko negatif dari pemilihan presiden langsung dimana hasilnya tidak akan berbeda jauh. Kuantitas pemilihan langsung oleh rakyat, khusus dalam pilkada telah menjadi pelajaran berdemokrasi bahwa rakyat pemilihan sudah hampir mendekati kejenuhan, minimal kurangnya tingkat kepedulian, dapat dilihat banyak warga yang tidak ikut dalam pemilu legislatif 2009 tetapi tidak melakukan protes. Demokrasi modern sadah menuju kearah meritokrasi oleh sebab itu hanya rakyat yang menggunakan rasio dan kecerdasan yang mempengaruhi proses demokrasi.
Selengkapnya...